Aku kok bingung dengan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) dan Komisi Nasional Perlindungan Anak. Apa bedanya dua badut ini?
Yang bikin aku heran juga, sebenernya kerjaan mereka apa sih? Bukannya denger mereka melakukan perlindungan pada anak-anak yang katanya dipekerjakan secara paksa di jermal-jermal di tengah lautan di Medan sana, atau bagaimana mereka mendorong penanganan anak-anak jalanan oleh pemerintah, yang terjadi malah kerjaannya ngikutin gosip. Kerjaannya malah ngurusin anaknya Tommy dan anaknya Tamara. Kalau kayak gini, mending jadi Komisi Perlindungan Anak Artis dan Selebritis Indonesia aja deh. Jelas, nama sesuai dengan pekerjaan!
Note : tulisan ini dibuat oleh orang yang nggak tahu Komnas PA ataupun KPAI. Hanya melihat berita-berita gosip bertebaran di media tentang Komnas PA dan KPAI.
Oh, please. Di Indonesia ini SEMUA ORANG lebih tertarik kepada sensasi daripada substansi –termasuk lembaga perlindungan anak. Argh.
gw nangis waktu liat bayi2 merah ditidurkan di stasiun2 krl spt gondangdia, cikini dan jg anak2 gepeng n orang gila yg ditelantarkan, di jalan2 ibukota.
gw nangis waktu liat bayi2 merah ditidurkan di stasiun2 krl spt gondangdia, cikini dan jg anak2 gepeng n orang gila yg ditelantarkan, di jalan2 ibukota.
kemana kita mengadukan nasib anak2 yg terlantar?