Kembali hari ini aku sedih..
Membaca kasus tanah Meruya. Memang aku nggak tahu kasus persisnya seperti apa. Hanya saja dengan track record MA selama ini, termasuk segala tingkah laku ketua MA yang arogan dan cenderung melindungi borok-borok pengadilan (mungkin Ketua MAnya sendiri juga penuh borok? Who knows?), aku kok cenderung percaya kalau MA kembali melakukan kejahatan ya..
Semoga saja kasus Meruya ini bisa menjadi titik tolak pembersihan terhadap MA. Harapanku (dugaanku?) dalam kasus ini MA akan kena batunya. Pengadilan biasa meng-urangajari satu atau dua orang, dan mereka tidak bisa melawan. Sekarang mereka mencoba mengurangajari ribuan orang secara bersamaan. Aku berharap mereka akan melakukan perlawanan besar-besaran. Hancur-hancuran sekalipun tidak masalah! Hancurkan apa yang bisa dihancurkan! Berharap setelah itu semua pihak mau belajar untuk membenahi sistem pengadilan. Bongkar seluruh kebobrokan dunia peradilan, jangan hanya kasus Meruya saja!