Aku pernah berbicara dengan temanku tentang kematian, kukatakan: kematian itu tidak hanya ketika nyawa melayang dari badan, tetapi juga ketika kita tidak memiliki peranan lagi. Aku ingat waktu itu kami membicarakan seorang tokoh yang hilang peranan. Duh.. saat itu temanku sedih dengan kata-kataku. Karena dia tahu pasti arti kata-kataku itu. Temanku itu adalah teman yang sangat mengerti aku (hmm.. betapa rindunya aku pada teman yang bisa mengerti aku).
Then, beberapa hari ini aku sedang berpikir. Mungkin definisi kematian perlu diperluas lagi. Ketika seseorang sendirian, mungkinkah itu juga bisa disebut kematian? Karena dalam kesendirian itu tidak ada yang peduli dia hidup atau tidak. So, kurasa itu bisa masuk dalam kriteria kematian.
Hmm.. menyedihkan.
Kapan kita akan mati? Sudah bisakah kita mempertanggungjawabkan kehidupan kita? Jika belum, kenapa kita malah meributkan hal-hal lain diluar itu? Padahal pertanggungjawaban itu fatal. Kita tidak bisa meralat balik untuk minta hidup lagi:((. Today, I’m really-reall sad about death:(
Mungkin ini blog kategori Bussiness yang pertama aku tulis.
Alhamdulillah, saat ini Dot System ada suatu inovasi baru dalam software kategori ERP. Apa inovasinya? Eits.. tunggu dulu:-)
Saat ini masih sedang dalam garapan. Segera itu jadi, segera aku publikasikan. Yang jelas, dari beberapa orang yang cukup pengetahuan aku konfirmasi, mereka belum ada referensi tentang inovasi seperti yang aku lakukan. FYI, inovasi inipun memang lahir dari proses pemikiran kami sendiri, bukan sekedar nyontek dari apa yang sudah ada.
Doain aja ini sukses ya…
Coba lihat link ini :
Growing number of students use MP3 players as a study tool.
NEW YORK — Lindleigh Whetstone wears headphones as she shoves clothes into the washing machine.
Her classmate, Stepheno Zollos, wears them as he shops for groceries. An onlooker might assume the teens are listening to the latest top 40 hit, but they’re really learning Spanish.
Whetstone, 18, and Zollos, 17, are students in Kathy O’Connor’s class at Tidewater Community College in Southeastern Virginia. O’Connor got an $11,000 grant from the school to lend her students iPods so they can practice their Spanish conversations anywhere — not just sitting in front of a computer.
====
Artikel ini, tertanggal 7 Feb 2007, merupakan bukti bahwa ideku yang dulu tentang MP3 Learning memang bisa dimanfaatkan. Tinggal menunggu saatnya di Indonesia bakal seperti apa
Hari ini aku banyak mendapat kegembiraan. Alhamdulillah, syukur atas semua rahmat yang diberikan-Nya.
Kegembiraanku yang terbaru ini adalah, aku bertemu anak muda yang sopan. Ceritanya ini aku sedang nongkrong di Cafe Oh lala. Di sini terdapat wireless access melsa. Cuman aku call Melsa kok nggak diangkat, untuk registrasi minta no account. Aku kemudian tanya-tanya anak muda disebelahku, apakah dia dapet accountnya barusan. Dia ternyata udah lama registrasinya. Ya udah, aku juga nggak mau ngerepoti banyak. Eh kok malah dia dengan sopannya nawarin untuk nanyain ke petugas Oh la la. Duh.. padahal aku nggak minta dia lho. Kemudian karena jawaban negatif, dia mencoba nelpon melsa. Aku bilang, nggak usah deh. Toh aku udah nelpon dan nggak diangkat. Ternyata yang pas dia nelpon, eh malah diangkat. Dan dia langsung kasihkan telpon itu ke aku. Ya ampun… aku merasa sangat respect ke dia ya. Padahal aku tidak terlihat seperti orang susah, tapi dia cuman yang orang sambil lalu kok berbaik hati seperti itu ya?
Aku sangat gembira dan bersyukur, betapa senangnya melihat anak muda yang sopan santun dan ringan tangan, memperhatikan kebutuhan orang lain. Semoga saja itu semua dari hatinya yang tulus. Jika benar itu, aku yakin suatu saat dia akan bisa memberi banyak ke lingkungannya. Semoga saja.. Semoga kebaikannya suatu saat dibalas.
Hehe.. bencana banjir di jakarta kok aku sebut pesta ya? Iyah, soalnya aku melihat tingkah beberapa orang yang lucu. Di saat korban masih belum selesai berbenah (masih ada yang mengungsi, masih ada yang bersih-bersih, bisnis mencoba menata ulang rencana yang terkacaukan, dll) para politisi sudah mulai beraksi. Sudah lama terdengar isu Sutiyoso bersiap-siap untuk mencalonkan diri jadi RI 1, dengan menggunakan track record pembenahan di Jakarta.
Nah, berkat adanya banjir, para politisi mulai menembakkan pelurunya supaya Sutiyoso ke depan tidak mencalonkan diri. Selain Sutiyoso, Fauzi Bowo yang mau mencalonkan diri di pemilihan gubernur jadi sasaran tembak juga.
Silahkan dinilai sendiri deh, etis atau tidak sikap itu. Tapi satu hal yang jelas, bahwa tindakan hanya menyalahkan alam itu juga bukan tindakan yang tepat. Toh banjir itu bencana yang sudah bisa diprediksi kok.
Al Jazeera English - Central/S. Asia.
What have been done by NATO in Afghanistan? And US in Iraq?
Nothing than destruction!
Did they protect people there? None!
What will US say if Iran attack Dutch because Dutch protecting Salman Rushdie? Ugly? So, why should US+NATO attack Afghanistan just because Afghanistan protecting Usamah bin Laden???
I write this blog because people almost forget about the killing US and it’s ally always do time and time (’till now, the process still running) in middle east. I didn’t mean that people don’t care anymore on humanity. But maybe people just tired to hear the tragedy again, again and again. I hope, this blog is one of a millions that voices "Stop the killing, NOW!!!". And hopefully, it could change the heart of people who can stop that ugly action (now some people in US has starting it, by choosing Democrat than Republican).