Jul
13

Geliat Perlawanan Terhadap Anti Korupsi

Filed Under (Ek Sos Pol) by dotindo on 13-07-2006

Aku agak geli akhir-akhir ini.

Sebelumnya ketika membaca berita penunjukan Anwar Suprijadi menjadi Kepala Bea Cukai, aku tersenyum. Kebetulan aku beberapa kali sempat melihat beliau sebagai orang yang Insyaallah lurus (entah yang aku nggak lihat ya..). Aku berpikir, pemerintah rupanya bener-bener mau bersih-bersih korupsi nih, sampe di Bea Cukai yang terkenal sebagai sarang penyamun dikasih orang yang berkacamata kuda.

Dan hasilnya, pada saat itu langsung muncul penolakan-penolakan dari berbagai LSM (entah LSM apa ya??). Yang terbaru, Dirjen Bea Cukai ini dilaporkan ke KPK oleh KAMPAR (Komite Anti Manipulasi Pajak dan Aset Rakyat) karena tuduhan korupsi. Membaca beritanya aku geli, itu tuduhan yang jelas dicari-cari. Rupanya para koruptor itu kalau ladangnya terpotong bisa mencari berbagai macam cara, dan melupakan logika. Herannya.. kok ya nggak malu itu lho?

Itu perlawanan yang muncul di Bea Cukai. Rupanya juga muncul perlawanan di Jamsostek. BUMN yang gemuk ini (asset 40 trilyun kalo gak salah ya?), rupanya direksinya membuat suatu kebijakan yang (mungkin?) memotong banyak rejeki orang dalam. Sang Dirut membuat kebijakan menghentikan trading oleh internal di pasar modal, dan menyerahkan pengelolaan investasi ke Danareksa dan Bahana senilai 6 trilyun. Dan buntutnya, Dirut ini juga dilaporkan ke KPK oleh KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) dengan tuduhan korupsi yang lucu (tuduhan korupsi proyek IT tanpa tender senilai 18,9 juta:)).

Semua tuduhan korupsi itu kuanggap lucu, karena jelas sekali apa yang dilakukan itu adalah kebijakan, yang tidak memperkaya diri sendiri. Jelas jauh berbeda dengan para koruptor beneran yang memperkaya diri sendiri. Tapi kenapa para LSM itu tidak melihat (atau memang membutakan diri, karena dibayar oleh para koruptor yang terugikan?).

Yah, namanya mengusik ketenangan (berkorupsi), pastilah ada perlawanan (dari para koruptor). Keep fighting Pak Anwar, Keep fighting Dirut Jamsostek, semoga semangat perlawanan terhadap korupsi terus menyebar di Indonesia.

Cihampelas, 13 Juli 2006



Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments: